Posted on Leave a comment

JACQUARD

Nama ini diambil dari nama penemu mesin tenun yang dipakai, yaitu seorang berkebangsaan Perancis bernama Joseph Marie Jacquard pada tahun 1801.

Jacquard adalah jenis tenunan yang dapat dibuat dengan berbagai macam serat. Berikut komposisi dan karakter kain jacquard:

SeratKarakter KainDesain yang Cocok
Cottonlembut, breathable, buram, dapat dipakai untuk sehari-hariKemeja, atasan, blus, gaun, celana, rok, jaket, kaus
SutraHalus, ada yang mengilap ada yang kusam, tipis, semi transparan, dikenakan pada musim semi / musim panas dan pada acara-acara khusus.Blus, atasan, gaun, rok, syal, lingerie, dasi, lapisan
WolLembut, nyaman, buram, cocok untuk musim gugur / musim dinginGaun, jaket, rok, celana, mantel, blazer, kaus, kardigan
LinenLembut, breathable, buram, dipakai di musim semi / musim panasGaun, kemeja, rok, atasan, celana, penutup
CampuranDari lembut sampai sedikit kasar, berbagai tingkat transparansi, sebagian besar bisa dipakai untuk empat musimKemeja, atasan, blus, gaun, celana, rok, jaket, kaus, mantel

Karena Jacquard dapat dibuat dari serat apapun, maka petunjuk perawatan (care label) nya pun tentu berbeda-beda dan sangat penting untuk perhatikan. Ada beberapa kain Jacquards yang tidak masalah dalam pencucian, sementara ada beberapa yang harus dicuci dengan dry-cleaning. 

Berikut adalah beberapa tip yang mungkin berguna bagi Anda:

Jika jacquard terlalu halus, atau justru sebaliknya, sangat kaya akan ornamen hias seperti benang metalik, manik-manik atau beadwork, dry-cleaning adalah strategi terbaik untuk menjaga qualitasnya.

Kain Jacquard yang tebal dan kuat  bisa dicuci dengan tangan atau mesin dicuci pada suhu 30 °C.

Hindari pemakaian pemutih.

Jangan diperas, biarkan kering di gantungan atau digelar di atas meja, hindari terkena sinar matahari langsung.

Untuk kain jacquard yang diperbolehkan disetrika, maka harus dibalik agar tidak merusak pola.